Next
Previous

Minggu, 08 Januari 2012

0

Keterikatan Seks

Posted in

img 

Ini Sebabnya Wanita Lebih 'Terikat' Usai Bercinta Ketimbang Pria 

 

Banyak wanita merasa lebih terikat dengan pasangannya setelah bercinta dibandingkan pria. Ternyata, ini tidak ada kaitannya dengan perasaan atau emosi, melainkan disebabkan pengaruh dari hormon.

Oksitosin, merupakan hormon yang paling berperan dalam hal ini. Zat yang juga disebut sebagai 'hormon pelukan' ini dimiliki pria maupun wanita, yang kadarnya meningkat pada sistem tubuh saat bercinta atau seseorang mengalami orgasme. Oksitosin juga diproduksi saat seorang wanita melahirkan, dan itulah yang membuat ikatan antara ibu dan bayinya langsung memiliki ikatan erat sesaat setelah proses kelahiran.

Hormon ini dilepaskan otak ke dalam aliran darah, sebagai hasil reaksi dari stimulasi pada payudara atau vagina, seperti dijelaskan Dr. Beverly Whipple, sekretaris umum dari World Association for Sexual Health yang dilansir Savvy Miss. Saat dilepaskan, oksitosin akan meningkatkan kepercayaan seseorang pada pasangan, dan membuatnya lebih 'terkoneksi' dengan orang yang dicintainya.

"Oksitosin sepertinya sudah 'didesain' oleh alam untuk membuat pria dan wanita merasa saling terikat setelah mereka berhubungan seks, jadi mereka akan tetap bersama untuk memiliki anak," jelas Susan Kuchinskas, penulis buku 'Love Chemistry: How Oxytocin Lets us Trust, Love and Mate'.

Susan menambahkan, "Namun perbedaan kondisi fisiologis antara pria dan wanita memegang peranan akan pengaruh hormon ini terhadap mereka."

Hormon estrogen yang dimiliki wanita meningkatkan efek menenangkan dan ikatan yang ditimbulkan oksitosin. Sementara testosteron yang ada pada pria justru 'menghentikan' efek hormon tersebut. Itulah yang menyebabkan wanita cenderung lebih terikat pada pasangannya setelah berhubungan seks ketimbang pria.

Dalam sebuah studi, level hormon okstitosin bisa meningkat atau menurun tergantung dari suasana hati wanita. Dari studi tersebut diketahui bahwa level hormon oksitosin wanita meningkat saat mereka mengingat momen-momen bahagia dalam hubungan asmara.

 Di sisi lain, terjadi penurunan tingkat yang signifikan saat wanita memikirkan hal-hal negatif pada percintaan mereka. Hal ini menunjukkan bahwa oksitosin merupakan hormon yang berperan cukup penting untuk mengetahui apakah sebuah hubungan asmara sehat atau bermasalah.

 

0

Faktor Yang Membahayakan Sperma

Posted in

img  

7 Faktor yang Bisa Membahayakan Sperma

 

 

Hampir setiap pasangan menikah ingin memiliki anak. Ada pasangan yang dalam beberapa bulan pernikahan sudah mengandung, namun ada pula yang harus menunggu hingga bertahun-tahun, bahkan belum juga memiliki anak di usia pernikahan yang menginjak satu dekade.

Banyak hal yang bisa menghalangi pasangan untuk mempunyai anak; bisa karena wanita yang alergi sperma, rendahnya kualitas sel telur atau sperma yang tidak efektif. Sekitar 1 dari 10 pasangan yang sulit punya anak, diperkirakan faktor pria berkontribusi 30 persen dari kasus-kasus yang terjadi.

Meskipun pria bisa memproduksi jutaan sel sperma per hari (dibandingkan dengan 300-400 sel telur yang diproduksi wanita selama hidupnya), namun sel-sel tersebut sangat rentan menjadi 'rusak'. Banyak faktor luar yang bisa memengaruhi kesehatan sperma, dan karena sel sperma butuh sekitar 75 hari untuk 'dewasa' dan siap membuahi, sedikit saja kerusakan bisa berakibat pada kemandulan --baik itu sementara atau seumur hidup.

Faktor-faktor apa saja yang bisa membunuh sperma? Seperti dilansir Health, ini dia jawabannya.

1. Suhu yang Terlalu Panas
Menurut Hal Danzer, MD, seorang spesialis masalah kesuburan asal Los Angeles, jika temperatur testis naik hingga 98 derajat, produksi sperma bisa terhenti dan dampaknya bisa terjadi hingga beberapa bulan. Salah satu hal yang bisa membuat suhu testis naik adalah berendam dalam air panas. Temperatur yang tinggi tidak baik untuk testis, dan berdasarkan studi yang diterbitkan pada 2007, berendam selama 30 menit di Jacuzzi atau bak panas bisa menurunkan produksi sperma sementara.

"Karena sperma butuh waktu lama untuk dewasa, maka produksi bisa kembali pulih dalam jangka waktu tiga, enam bahkan hingga sembilan bulan," jelas Paul Shin, MD, urologist di Washington, D.C.

2. Demam Tinggi
"Saat ada pasien pria mengeluhkan masalah kesuburan tapi berdasarkan pemeriksaan, air maninya dalam kondisi bagus, maka pertanyaan pertama yang akan saya ajukan adalah, 'Apakah Anda pernah sakit dalam tiga bulan terakhir?'" kata Kurt Wharton, MD, ahli kesuburan dari San Fransisco.

Demam tinggi juga bisa menaikkan suhu tubuh, yang artinya memberi dampak pada menurunnya produksi sperma. Konsentrasi terbentuknya sperma bisa menurun hingga 35 persen, selama orang tersebut mengalami demam.

3. Laptop
Komputer laptop juga menjadi salah satu faktor penyebab terganggunya sistem reproduksi pria. Menurut para peneliti di State University of New York, ada korelasi langsung antara penggunaan laptop dan kenaikan suhu pada area scrotum. Banyak pria terbiasa menggunakan laptopnya dengan cara dipangku. Ternyata kebiasaan ini bisa dapat mengurangi kesuburan. Para peneliti dalam studi bernama 'Fertility and Sterility' mencatat bahwa pemanasan skrotum lebih dari 1,8 derajat sudah cukup mengakibatkan kerusakan pada sperma.

4. Celana Dalam yang Terlalu Ketat
Pria yang sering memakai celana dalam terlalu ketat juga bisa menurun produksi spermanya, meskipun dampaknya tidak terlalu signifikan. Untuk itu, Dr Wharton menyarankan untuk lebih sering mengenakan boxer daripada celana dalam.

"Boxer lebih aman dari celana dalam. Tidak disarankan juga memakai celana olahraga ketat dalam waktu yang lama," tambah Dr Wharton.

Ia menjelaskan, semakin sempit celana yang dikenakan pria, akan semakin kecil pula 'lingkungan' yang memberi kesempatan tubuh untuk memproduksi sperma.

5. Telepon Seluler
"Sebuah studi yang dilakukan pada 2008 menemukan bahwa pria dengan tingkat intensitas pemakaian ponsel yang tinggi (lebih dari empat jam per hari), jumlah spermanya jauh lebih sedikit dan pergerakan sperma juga lebih lambat," jelas Dr Shin.

Untuk mengurangi eksposur radiasi, Dr Shin menyarankan para pria untuk menyimpan ponsel mereka di dalam tas, tidak di kantong celana. Namun, karena studi tentang pengaruh ponsel terhadap kualitas sperma masih sangat sedikit, beberapa dokter kurang setuju dengan pernyataan tersebut.

6. Obesitas
Obesitas kerap diasosiasikan dengan peningkatan produksi hormon wanita (estrogen), tapi di sisi lain bisa menurunkan jumlah sperma. Menurut Daniel A. Potter, MD, dari Huntington Reproductive Center di California, masalah berat badan ini juga menyebabkan disfungsi seksual dan kemandulan.

Dibandingkan dengan pria dengan berat badan normal atau berlebih, pria obesitas memiliki jumlah sperma yang lebih rendah dan fungsi testisnya juga berkurang. Namun berdasarkan studi yang dilakukan World Health Organization, hal itu hal itu hanya terjadi pada pria dengan tingkat obesitas yang sudah akut.

7. Rokok dan Minuman Beralkohol
"Rokok, alkohol dan ganja bisa merusak fungsi seksual," ujar Dr Potter.

Konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan bisa membawa dampak buruk pada kualitas dan produksi air mani, sementara rokok bisa merusak motilitas sperma. Sejumlah studi juga menunjukkan bahwa menghisap rokok bisa merusak DNA sperma dan meningkatkan risiko disfungsi ereksi.
0

Kwsulitan Untuk Hamil

Posted in
img  

Sulit Hamil karena Rahim Terbalik? Coba Gaya Bercinta Ini

 

 

Posisi rahim yang terbalik seringkali 'dituding' sebagai penyebab pasangan menikah sulit memiliki anak. Jika Anda mengalami kondisi tersebut, ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasinya, salah satunya dengan mengganti posisi bercinta.

Namun terlebih dahulu, perlu diketahui seperti apa kondisi rahim yang terbalik, atau istilah ilmiahnya uterus retrofleksio. Konsultan seks Wolipop Dr. Vanda Mustika menjelaskan, kebanyakan posisi rahim sedikit menekuk ke depan (antefleksi), sehingga mulut rahim searah dengan arah keluarnya sperma, dan sperma dapat langsung berenang ke dalam rahim untuk mencapai sel telur.

Namun pada sebagian wanita rahim ini berbentuk retrofleksi, yaitu menekuk ke belakang. Pada kondisi tersebut, mulut rahim yang seharusnya searah dengan arah sperma, posisinya menjadi tidak pas dan sperma lebih sulit untuk masuk ke dalam rahim.

Hal ini dapat disiasati dengan berganti posisi saat melakukan hubungan seksual. Caranya; posisi Anda menunduk atau menungging dengan arah penetrasi dari belakang Anda. Posisi tersebut membuat ujung Mr. Happy pasangan akan menghadap mulut rahim Anda, serta sperma dapat langsung menuju mulut rahim dan berenang menuju ke dalam rahim untuk mencapai sel telur.

Setelah terjadi ejakulasi, sebaiknya jangan langsung berbalik. Pertahankan posisi ini selama 10-15 menit untuk memberi kesempatan bagi sperma untuk berenang mencari sel telur Anda. Sebelumnya perlu dipastikan dahulu apakah kondisi Anda dan suami memungkinkan untuk terjadinya kehamilan.

Periksa dan pastikan tidak ada sumbatan dalam saluran telur Anda. Ketahui juga bagaimana kondisi indung telur Anda, apakah sehat dan dapat mengeluarkan sel telur setiap bulannya.

Hal lain yang penting untuk diperiksa adalah kualitas dan kuantitas dari sperma suami. Sudahkah suami menjalani pemeriksaan ini? Karena dibutuhkan konsentrasi tertentu dari sperma, serta sperma yang utuh dengan gerakan yang bagus untuk dapat membuahi sel telur. Bila Anda dan pasangan memiliki alat reproduksi yang sama-sama sehat maka cobalah gaya di atas saat melakukan hubungan seksual agar membantu mempercepat terjadinya kehamilan.

0

Pengaruh Buruk Pada novel

Posted in

img  

Novel Romantis Bisa Berpengaruh Buruk Pada Kehidupan Seks

 

 

Sukakah Anda membaca novel romantis yang kini banyak tersebar di toko buku? Novel yang kerap dijuluki sebagai bacaan murahan karena isinya dianggap hanya menjual kisah berbumbu seks itu, memang punya cukup banyak penggemar.

Dikutip dari ABC News, Nora Roberts, termasuk salah satu penulis novel romantis yang banyak disukai. Ia sudah menulis 209 novel dan penjualan bukunya mencapai US$ 1,36 miliar. Fantastis.

Bagi sejumlah wanita, membaca novel romantis seperti karya Nora, bisa membuat mereka terhibur. Tapi menurut Seksolog Susan Quilliam dalam essainya di Britain's Journal of Family Planning and Reproductive Health Care, novel romantis justru dapat berdampak buruk untuk wanita.

Menurut Susan, novel romantis bisa menyebabkan wanita melakoni seks tidak aman (tanpa menggunakan kondom). Pendapatnya itu berdasarkan riset terbaru dari Indiana University soal dampak novel romantis. Berdasarkan riset tersebut, novel-novel romantis jarang sekali membicarakan penggunaan kondom.

"Hanya 11,5% dari novel yang beredar menceritakan soal memakai kondom," ujarnya.

Dalam esainya, Susan juga berpendapat, novel romantis berdampak buruk pada kehidupan seks karena wanita jadi punya harapan yang berlebihan soal seks pada pasangan mereka. Wanita pun jadi tidak punya harapan yang realistis soal hubungan percintaan mereka.

"Kami ingin wanita lebih memahami apa keinginan mereka (soal seks), ketimbang disadarkan (dari novel)," jelasnya, seperti dikutip Guardian.

Susan mengatakan lagi, dia tidak melarang wanita untuk membaca novel romantis. Hanya saja dia berharap para wanita jangan jadi terlalu berkhayal berlebihan soal pasangan atau hubungan mereka. Untuk urusan seks, novel romantis bisa jadi cara untuk membangkitkan gairah. Namun jangan jadinya Anda bergantung pada novel tersebut atau malah tidak memahami gairah Anda sendiri dan selalu mengikuti apa yang ditulis di novel.

 

 

0

Atasi Suami Malas Bercinta

Posted in
img  

Tips Atasi Suami yang Terlalu Malas Saat Bercinta

 

 

Setelah menikah bertahun-tahun, bercinta bisa jadi satu kegiatan yang dianggap rutinitas. Beberapa pria malah sampai jadi malas untuk mengeksplorasi pasangannya. Bagaimana mengatasi masalah itu?

Bagi beberapa pasangan, seks rasanya tidak semenarik ketika baru pertama kali melakukannya. Malah pada beberapa pria, mereka bisa jadi semakin malas untuk mengeksplorasi aktivitas seks tersebut. Ketika satu pola sudah dianggap memuaskan, mereka akan terus melakukan itu, malas untuk mencoba cara lain.

Salah satu sebab pria tidak lagi terlalu berpetualang soal seks karena wanitanya kerap meminta mereka melakukan ini dan itu. Memang seiring berjalannya waktu, wanita yang sudah merasa nyaman dengan pasangannya, berani 'memperbaiki' aksi prianya itu saat bercinta.

Wanita berpikir dengan mengatakan apa yang tidak disukainya, si pria akan berhenti melakukannya. Padahal hal itu justru bisa membuat gairah pria menurun. Pria melihat apa yang dilakukan wanita itu sebagai sebuah perintah bukan arahan.

Jadi sebelum mulai menyalahkan pria atas kemalasannya saat beraksi di tempat tidur itu, coba perhatikan diri Anda sendiri dulu. Apakah kini Anda makin sering pergi ke tempat tidur dengan daster atau piyama? Jika iya, saat Anda mengenakan pakaian itu, suami akan melihat Anda bukan lagi sebagai makhluk seksual, hanya sekadar sosok yang nyaman untuk diajak berpelukan.

Memang terkadang Anda ingin mengenakan pakaian yang nyaman dan hangat serta berpelukan dengan suami di tempat tidur. Namun kalau hal itu dilakukan terus-menerus, Anda tidak usah heran jika kini si dia tidak lagi sama bergairahnya seperti dulu ketika baru menikah atau tertarik mencoba hal-hal baru dalam urusan seks.

Intinya, pria ingin dua sisi tersebut dari diri wanitanya, seksi sekaligus menyenangkan untuk sekadar diajak berpelukan dan mengobrol. Di satu waktu, dia senang melihat Anda tanpa make-up, mengenakan daster, tapi di waktu yang lain, dia juga perlu diingatkan betapa seksinya Anda.

Cara lainnya mengatasi pria yang terlalu malas ketika bercinta adalah mengajaknya melakukan sex games. Permainan ini sungguh menyenangkan karena dengan bermain, Anda bisa memberitahukan apa yang sebenarnya Anda inginkan saat bercinta, tanpa membuatnya merasa diperintah.

Bagaimana melakukannya? Anda tinggal menyiapkan kertas dan pulpen serta kotak kosong. Tulis apa saja fantasi Anda atau hal yang ingin suami lakukan. Suami pun melakukan hal serupa. Buat yang baru pertama kali melakukan permainan ini, tiga keinginan saja rasanya cukup untuk ditulis di kertas.

Setelah masing-masing menuliskan 'fantasinya', masukkan kertas ke dalam kotak dan Anda bergantian dengan suami mengambil kertas itu. Secara bergantian juga penuhi fantasi pasangan yang tertulis di kertas tersebut.

Jangan Lupa Beri 'Hadiah'

Saat suami sudah melakukan hal yang sesuai dengan keinginan Anda atau dia tidak malas lagi saat bercinta, jangan lupa untuk memberinya 'hadiah'. Hadiah di sini tentunya bukan berarti barang. Cukup tunjukkan kalau Anda menyukai apa yang dia lakukan. Misalnya Anda bisa mengeluarkan suara yang bisa membuatnya semakin bergairah.

Hadiah lainnya yang juga bisa Anda berikan adalah dengan memberinya oral seks. Kalau Anda sudah sukses mencapai orgasme, kenapa tidak Anda juga memberinya kepuasaan.
0

Anggapan YAng Salah

Posted in

img

3 Anggapan Pria yang Salah dalam Bercinta 

 

 

   Momen bercinta yang seharusnya menyenangkan, kadang bisa berubah jadi aktivitas yang menimbulkan kekesalan bahkan kekecewaan. Tak jarang wanita tak bisa menikmati seks seperti seharusnya, karena kesalahan yang kerap di lakukan pasangan di tempat tidur.

Rata-rata kesalahan yang dilakukan para pria, adalah ketidaktahuan mereka tentang hal-hal kecil namun membawa pengaruh besar pada kenikmatan seks. Namun, banyak wanita yang masih enggan membicarakannya dengan alasan malu, ragu atau takut menyakiti hati pasangan. Padahal, komunikasi dalam seks adalah hal yang sangat penting.

Jadi diperlukan kolaborasi antara pria dan wanita untuk mewujudkan kehidupan seks yang sehat dan memuaskan. Sebagai langkah awal, ketahui dulu tiga anggapan salah yang paling umum di pikiran pria saat bercinta, seperti dilansir The Stir.

1. Menganggap Seks yang Dirasakan Pria dan Wanita Sama
Rasa yang dialami pria dan wanita tentu saja berbeda. Pria akan merasakan kenikmatan luar biasa ketika Mr Happy-nya 'mengunjungi' Miss V. Tapi belum tentu kenikmatan yang sama dirasakan wanita. Kebanyakan wanita tidak memiliki sensitivitas pada vaginanya. Jadi yang perlu diketahui para pria, penetrasi seks saja belum cukup untuk memuaskan hasrat seks wanita. Diperlukan beberapa tahap, contohnya foreplay, stimulasi dan kegiatan after-sex.

2. Sudah Tahu Pasti Apa yang Diinginkan Wanita
Banyak pria merasa sudah tahu pasti apa yang diinginkan wanita saat bercinta. Pria kerap berasumsi bahwa setiap wanita punya kemauan yang sama dengan wanita lainnya dalam berhubungan seks. Padahal, tidak semua wanita bisa diperlakukan sama untuk urusan seks. Sebagian wanita ada yang menyukai seks kilat, tapi ada pula yang lebih menikmati 'slow sex'. Ada yang suka mendapat stimulasi klitoris, namun ada pula yang menyukai stimulasi di bagian payudara, dan sebagainya. Oleh karena itu, sangat penting bagi pasangan untuk rajin mengeksplorasi titik-titik rangsang dan mencoba hal-hal baru dalam seks.

3. Pria Bisa Membuat Wanita Orgasme Hanya dengan Mr. Happy
Ya, umumnya pria beranggapan bisa membuat pasangannya orgasme hanya dengan menggunakan si Mr Happy. Nyatanya, sebagian besar wanita tidak bisa meraih orgasme tanpa stimulasi klitoris, lubrikasi yang cukup atau rangsangan lainnya. Tidak mudah bagi wanita untuk mendapatkan orgasme saat berhubungan seks. Sedikit saja pikiran teralihkan oleh faktor-faktor lain di luar tempat tidur, wanita bisa kehilangan hasrat bercinta dan kemampuan untuk meraih orgasme.
0

Buat Gairah Seks Meningkat

Posted in
img 

Ini yang Buat Gairah Seks Meningkat Saat Berciuman

 

 

Berciuman merupakan salah satu aktivitas yang menyenangkan untuk dilakukan serta bisa membuat Anda dan pasangan lebih dekat. Berciuman juga menjadi fase paling penting sebelum dan saat bercinta, karena bisa meningkatkan gairah seksual.

"Semakin sering pasangan berciuman, mereka semakin bisa berkomunikasi lebih romantis atau dekat," ujar Michael Christian, penulis 'The Art of Kissing', seperti dikutip dari Webmd.

Mengapa berciuman memiliki efek menyenangkan yang dahsyat pada kehidupan seksual maupun percintaan? Ternyata perasaan bahagia dan menyenangkan itu melibatkan banyak reaksi kimiawi dan biologis yang terjadi pada tubuh saat berciuman.

Ketika seseorang mulai mencium bibir orang yang dicintainya, urat syaraf di area bibir jadi lebih senditif. Stimulasi ini menyebabkan syaraf mengirimkan sinyal-sinyal pada korteks di otak untuk melepaskan neurotransmiter (senyawa organik endogenus membawa sinyal di antara neuron) seperti dopamine, endorphine dan phenylethylamine.

Bagaimana hormon-hormon tersebut memberi sensasi menyenangkan dan kenikmatan, serta reaksi kimiawi apa lagi yang timbul akibat ciuman yang mesra dan intens? Ini jawabannya, seperti dilansir eHarmony.

Dopamine, Endorphin & Phenylethylamine
Dopamine merupakan neurotransmiter yang bertanggungjawab memunculkan rasa senang dan motivasi untuk terus terlibat dalam aktivitas yang menyenangkan. Endorphin, dipercaya bisa meredakan rasa sakit pada tubuh yang sekaligus menimbulkan kesenangan yang berlebihan.

Sedangkan phenylethylamine, berfungsi memengaruhi mood dan atensi. Ketika neurotransmiter ini dilepaskan ke seluruh tubuh, akan menimbulkan sensasi bahagia, pening dan euforia. Tak heran, banyak pasanga yang sangat menikmati momen berciuman.

Kelenjar Adrenalin
Saat berciuman, kelenjar adrenalin --bagian dari sistem endokrin yang terletak di atas ginjal-- juga ikut terstimulasi. Mereka adalah sinyal-sinyal yang memproduksi norepinephrine dan epinephrine. Senyawa-senyawa kimia ini menyebabkan jantung berdetak lebih cepat, pupil mata membesar dan darah mengalir dari perut ke otot termasuk organ seksual (inilah yang membuat manusia terangsang saat berciuman).

Dengan gairah yang membuncah, area hypothalamus jadi terstimulasi untuk memproduksi hormon yang meningkatkan produksi testosteron di testis dan ovarium, yang juga memicu gairah seksual. Semakin intens berciuman, Anda pun semakin bersemangat dan terus menginginkannya.

Oksitosin
Hormon oksitosin juga meningkat saat orang berciuman. Hormon ini dipercaya bisa mengurangi stres. Bersama endorphin, oksitosin memberi rasa bahagia dan rasa saling terikat pada pasangan menikah.

Pheromone
Pheromone merupakan senyawa kimia yang berkontribusi menimbulkan ketertarikan antara dua pasang manusia. Pheromone biasanya bisa dideteksi manusia dari organ vomeronasal yang terletak di antara hidung dan mulut.

Meskipun belum ada hasil penelitian yang pasti, pheromone diketahui bisa mengirimkan sinyal rangsangan seksual dan meningkatkan ketertarikan antara pria dan wanita. Membuat Anda merasakan kehangatan dan lebih dekat dari sebelumnya.
0

Masalah Seks Pada Wanita

Posted in

img 

3 Masalah Seks yang Paling Sering Dialami Wanita

 

 

Wanita lebih tertutup dan malu mengungkapkan masalah seks yang dialaminya. Tak jarang seorang wanita tiba-tiba enggan untuk melakukan hubungan seks dengan pasangan tanpa tahu penyebabnya.

Seperti dilansir dari The Stir, The Journal of the American Medicine Association (JAMA) yang ditulis pada 1999 mengungkapkan masalah seks bisa dialami oleh pria dan wanita, namun paling sering dialami oleh wanita. Dalam jurnal tersebut diungkapkan tiga masalah seks yang paling sering dialami oleh wanita.

1. Kurangnya Hasrat Seksual
Masalah ini hampir dialami oleh banyak orang, baik pria ataupun wanita. Namun yang paling sering mengalami kurangnya hasrat seksual adalah wanita. Penyebab kurangnya gairah bercinta bisa karena kelelahan, stres karena masalah di kantor, masalah pribadi, maupun karena sedang dalam masa pengobatan.

2. Sulitnya Mencapai Orgasme
Tidak dipungkiri lagi, kebanyakan wanita memang memiliki masalah pada sulitnya mencapai 'kenikmatan'. Wanita yang sulit terangsang memang sering dikaitkan dengan minimnya hasrat seksual. Namun ada juga wanita yang sudah terangsang, namun sulit mencapai orgasme. Lagi-lagi stres dan frustasi menjadi penyebab pada masalah seks.

3. Sakit Selama Bercinta
Rasa sakit yang timbul ada saat bercinta umumnya disebabkan karena vagina yang kurang pelumas atau endometriosis. Dalam kasus-kasus tertentu, sakit pada saat bercinta disebabkan oleh kondisi bawaan tubuh atau berbagai hal lain tergantung kondisi fisik seseorang. Salah satu gejala fisik yang menyebabkan sakit pada saat bercinta secara medis dikenal dengan nama vulvodynia atau vulvar vestibulitis. Hingga kini para ahli masih belum mengetahui secara pasti apa penyebab dari kondisi tersebut.
0

Penyebab Haid Tidak Teratur

Posted in

img 

Apa yang Membuat Siklus Haid Tidak Teratur?

 

 

Tidak sedikit wanita mengeluh soal siklus haidnya yang tidak teratur. Sebenarnya apa yang menyebabkan hal tersebut? Adakah solusinya agar siklus haid kembali teratur?

Konsultan seks wolipop, dr. Vanda Mustika menjelaskan, haid yang normal siklusnya berkisar antara 20-40 hari, serta lamanya dua hingga delapan hari. Siklus tersebut terjadi akibat adanya sejumlah hormon yang beredar dalam tubuh dalam suatu siklus tertentu.

Siklus hormon tersebut merupakan hasil dari suatu kerjasama antara otak kita, kandung telur, kelenjar-kelenjar di otak, serta kelenjar tiroid. Sehingga bila terjadi gangguan dalam peredaran hormon-hormon tersebut maka akan mengakibatkan terganggunya siklus menstruasi seorang wanita.

Banyak sekali hal yang mempengaruhi peredaran hormon tersebut, hal yang cukup sering terjadi adalah stres fisik maupun emosional. Sehingga biasanya saat tubuh seseorang sedang dalam keletihan ataupun sedang mengalami masalah psikologis yang cukup berat biasanya juga mengalami gangguan siklus menstruasi.

"Namun biasanya gangguan menstruasi ini bersifat sementara," ujarnya pada wolipop.

Penyebab gangguan siklus menstruasi yang lain misalnya berat badan yang terlalu berlebih atau berat badan yang terlalu rendah. Gangguan berat badan ini dapat menyebabkan gangguan dalam metabolisme lemak yang akan mempengaruhi kadar estrogen dalam tubuh.

Penyebab lainnya ketidakseimbangan hormonal yang akan mempengaruhi siklus menstruasi. Ketidakseimbangan hormonal ini bisa disebabkan karena adanya gangguan di organ-organ penghasil hormon di atas, namun kadangkala tidak bisa ditentukan penyebabnya. Untuk mengetahui adanya ketidakseimbangan hormonal ini perlu dilakukan pemeriksaan kadar berbagai jenis hormon di laboratorium.

Bagaimana mengatasi siklus haid yang tidak teratur ini? Dokter Vanda menyarankan Anda memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebab pastinya.

Sementara menurut DR. Med. Dr. Calvin Tjong SpOG. Spesialis Obstetri Ginekologi di RS Puri Indah, Jakarta, wanita yang mengalami siklus haid tidak teratur memang perlu memeriksakan diri ke dokter. "Pada keadaan seperti ini, siklus menstruasi bisa distabilkan dengan pemberian pil KB selama tiga bulan. Pada wanita yang ingin hamil, bisa diberikan obat penyubur untuk merangsang terjadinya ovulasi," jelas dokter yang mengisi konsultasi kandungan di detikHealth itu.
0

Solusi Kebosanan Bercinta

Posted in

Tips Atasi Kebosanan Dalam Bercinta

 

img  Setelah menikah bertahun-tahun dan bercinta dengan gaya yang itu-itu saja, aktivitas seks tentu bisa jadi membosankan. Anda dan suami mulai menganggap seks hanya sebagai rutinitas atau kewajiban belaka.

Jika hal di atas didiamkan saja tanpa dicari solusinya, tentu bisa membahayakan hubungan Anda dan suami. Berikut ini lima cara untuk mengatasi kebosanan dalam bercinta, seperti dikutip good in bed:

- Tanpa Busana
Kapan terakhir Anda tampil tanpa busana sebelum bercinta dengan pasangan? Ya, telanjang jelas akan membuat Anda mendapatkan perhatian si dia. Untuk para wanita, lupakan baju tidur Anda dan langsung saja lepaskan pakaian untuk menunjukkan pada si dia kalau Anda ingin bercinta. Aksi spontan Anda bisa sangat menggairahkan pasangan.

- Jujur
Kenapa Anda tidak coba lebih berani mengungkapkan keinginan Anda saat akan bercinta? Bicara jujur tentang apa yang Anda sukai dan tidak sukai ketika hubungan seks dilakukan. Seks adalah hubungan antara dua orang, dan keduanya harus merasa menikmatinya.

Awalnya memang Anda akan merasa malu untuk bicara keinginan Anda tersebut. Namun begitu kejujuran tersebut diungkapkan, ke depannya akan menjadi lebih mudah. Hubungan seks Anda dan pasangan pun akan jadi lebih menyenangkan.

- Inisiatif
Jika biasanya suami Anda yang mulai mengajak bercinta, Anda bisa mengubahnya dengan lebih dulu berinisiatif. Tak ada salahnya dengan memulai lebih dulu. Memang akan terasa aneh awalnya, namun begitu sudah dilakukan, siap-siaplah melihat perubahan pada si dia. Bisa jadi dengan inisiatif tersebut, suami atau pasangan Anda akan semakin berani melakukan gerakan-gerakan yang tidak biasa.

- Dress up
Coba sesekali tampil beda di depan suami Anda ketika akan bercinta. Tinggalkan daster atau piyama tidur Anda dan ganti dengan sesuatu yang seksi. Pakai juga pakaian dalam terbaik yang Anda punya.

- Kejutan
Agar seks tak menjadi rutinitas, kenapa Anda tidak sesekali memberinya kejutan. Misalnya saja dengan menghampiri si dia di pagi hari, atau saat baru pulang kerja. Lakukan di waktu yang benar-benar tak diduganya.

 

0

Keuntungan Berfantasi

Posted in

3 Keuntungan Berfantasi Seks bagi Anda & Suami

 

img Tidak sedikit pakar seks yang menyarankan pasangan untuk berfantasi jika sulit meraih orgasme. Namun beberapa orang kerap merasa bersalah melakukan itu. 

Dikutip dari About, fantasi seks boleh saja dilakukan dalam sebuah hubungan pernikahan. Malah kalau pasangan tidak pernah berfantasi, mereka bisa menghadapi kebosanan dalam bercinta. Kebosanan itu dapat menyebabkan Anda dan pasangan semakin menjauh. Ini dia tiga keuntungan memiliki fantasi untuk kehidupan seksual Anda, seperti dilansir iDiva.

1. Memunculkan Ide-ide Baru
Jika pasangan bisa saling mengomunikasikan keinginan dan fantasi seks mereka, maka akan mempermudah keduanya untuk mencari ide-ide baru dalam bercinta. Hal tersebut bisa membuat kehidupan seks selalu menyenangkan dan tidak membosankan. 

Tapi berhati-hatilah jika Anda atau pasangan sudah terlalu terobsesi dengan fantasi seks, atau memiliki fantasi yang terlalu liar. Fantasi tersebut berpotensi menguasai hidup dan justru menghancurkan pernikahan.

2. Membangkitkan Gairah Seks
Berfantasi soal seks bisa membantu Anda tingkatkan gairah bercinta. Misalnya saja jika hasrat seks Anda tiba-tiba muncul saat bekerja di kantor, coba rehatkan tubuh sejenak dan berfantasilah mengenai pasangan Anda. Begitu tiba di rumah, mood bercinta pun sudah tercipta dan Anda bisa segera mengajak si dia untuk bermesraan di kamar tidur (atau, mungkin ruangan lain di rumah).

3. Hubungan Suami-Istri yang Lebih Baik
Berfantasi seks bisa meningkatkan hubungan antara pasangan, terutama yang sudah cukup lama. Jika Anda telah menikah selama beberapa tahun, memiliki keinginan bercinta di luar dari kebiasaan bisa membantu rutinitas seks Anda lebih 'berwarna'. Penelitian menunjukkan, orang yang suka berfantasi jadi lebih nyaman dan bahagia saat bercinta. Mereka juga jadi lebih sering bercinta. Dengan begitu, hubungan pernikahan pun jadi lebih baik.

 

0

cara Agar Wanita Orgasme

Posted in

img 

6 Cara Agar Wanita Bisa Orgasme Saat Bercinta

 

Bagi wanita, mendapatkan orgasme saat bercinta tidak semudah pria meraih klimaksnya. Namun bukan berarti Anda tidak bisa merasakan orgasme itu.

Ada beberapa hal yang menyebabkan wanita tidak bisa orgasme saat berhubungan intim. Psikiatris asal Toronto, Marcia Sirota mengungkapkan beberapa cara mudah agar Anda tak lagi kesulitan mendapatkan orgasme, seperti dikutip dari Huffington Post:

1. Jangan Terlalu Sering Berkompromi
Wanita terkadang merasa takut mengeluarkan pendapatnya yang menurutnya tidak penting, karena khawatir bisa membuat hubungan pernikahan retak. Wanita terkadang juga tak mau mengungkapkan keinginannya karena takut ditolak.

Apa yang dilakukan wanita tersebut, juga terjadi pada kehidupan seks mereka. Wanita tak mau mengatakan pendapatnya atau keinginannya yang seharusnya diucapkan agar pasangannya mengerti.

Terlalu sering berkompromi sebenarnya bisa merugikan Anda sendiri, apalagi jika itu berhubungan dengan aktivitas seks. Kalau Anda terlalu sering pasrah saat tidak mencapai orgasme, bagaimana bisa Anda menikmati kegiatan tersebut?

2. Katakan Keinginan dan Perasaan Anda
Kalau Anda tidak bisa mengungkapkan apa keinginan Anda saat bercinta dengan suami, Anda tidak akan bisa menikmati aktivitas tersebut. Seks yang menyenangkan seharusnya membuat Anda dan pasangan merasa aman dan nyaman.

Tips kedua ini, sebenarnya adalah lanjutan dari yang pertama. Cobalah Anda mengungkapkan keinginan dan perasaan Anda sebelum bercinta. Tentu sangat tidak adil, kalau Anda berharap suami bisa membaca pikiran atau kemauan istrinya. Ingatlah, hubungan seks yang sehat berasal dari komunikasi yang juga sehat.

3. Menerima Tubuh Anda Apa Adanya
Para wanita sebaiknya memahami tubuh mereka, apa yang membuatnya senang, sakit atau tidak nyaman. Saat Anda paham, aktivitas bercinta bisa jadi lebih menyenangkan. Anda tahu kapan harus meminta si dia stop ketika rasa nyaman itu mulai terasa atau bagaimana posisi yang memang membuat tubuh Anda tidak merasakan sakit.

Bukan hanya memahami tubuh saja, Anda juga harus menyayanginya kalau ingin bisa merasakan orgasme saat bercinta. Percaya diri merupakan kunci untuk meraih kenikmatan seks. Kalau Anda terus berpikir soal selulit, lemak atau ketidaksempurnaan lainnya, mood Anda saat bercinta bisa hilang. Cobalah rileks dan jangan terlalu sadar diri soal kekurangan di tubuh tersebut untuk menikmati aktivitas seks bersama suami.

4. Stop Menganggap Seks Sebagai Hadiah atau Menolaknya karena Hukuman
Beberapa wanita percaya untuk mendapatkan keinginannya, mereka bisa menggunakan seks untuk merayu sang suami. Hal sebaliknya juga berlaku, wanita akan menolak bercinta sebagai bentuk 'hukuman' pada suaminya yang mereka anggap telah melakukan kesalahan.

Kalau Anda terus melakukan hal di atas pada suami, percayalah hal tersebut justru bisa menyebabkan pernikahan retak. Pria tentu tidak mau selamanya dikontrol atau dihukum, terutama untuk urusan seks. Mereka tidak mau dianggap sebagai anak-anak di mana kalau mereka melakukan kesalahan, dihukum oleh Anda dan kalau dia bertindak menyenangkan akan diberi hadiah.

Sebaiknya, jika memang Anda sedang tidak ingin bercinta katakan saja padanya kalau Anda kurang mood. Komunikasan hal tersebut bersamanya, jangan sampai suami beranggapan, Andalah yang memutuskan kapan waktunya kalian bercinta atau tidak.

Hal serupa juga berlaku kalau Anda menggunakan seks sebagai cara untuk merayu atau bagian dari 'hadiah' untuknya. Seks bukanlah komoditas ataupun transaksi bisnis. Seks seharusnya menjadi aktivitas intim yang dinikmati dan diinginkan Anda dan suami.

5. Jangan Lupakan Selera Humor
Tidak melupakan selera humor penting dalam aktivitas bercinta Anda dengan suami. Apalagi jika Anda dan dia tengah mencoba hal-hal baru. Saat segala sesuatunya tidak berjalan sesuai rencana, tentu akan sangat menyenangkan jika bisa mentertawakannya bersama-sama, bukan jadi salah tingkah atau malah saling menyalahkan.

6. Memberi & Menerima
Salah satu hal terbaik saat bercinta adalah ketika Anda dan suami saling memuaskan satu sama lain. Anda akan spesial di mata suami, begitu juga suami di mata Anda, bukan karena teknik atau gerakan mahir saat bercinta. Kemauan dan usaha Anda untuk membuat pasangan bahagialah yang membuat hal tersebut jadi istimewa. Saat pasangan benar-benar saling peduli soal kebutuhan seks pasangannya, hubungan intim pun jadi menyenangkan.

 

0

Posisi Untuk Bercinta

Posted in

img 

Posisi yang Tepat untuk Bercinta di Pagi Hari

 

Menurut terapis seks Arlene Goldman, PhD , gairah seksual pria berada pada tingkat tertingginya di pagi hari. Kebanyakan pria biasanya bangun tidur dengan ukuran Mr Happy yang lebih besar karena sirkulasi darah ke organ tersebut lebih lancar ketika semalaman dia tidur. Akibatnya, dia akan merasakan ereksi dan ingin segera melepaskannya dengan bercinta bersama pasangannya.

Salah satu penyebab gairah seks pria lebih tinggi di pagi hari karena saat bangun tidur, hormon testosteron pada pria meningkat. "Testosteron merupakan kontributor utama dalam memunculkan hasrat seksual pada pria," jelas Harry Fisch, MD, penulis 'Size Matters' seperti dikutip dari Cosmopolitan.

Jika tiba-tiba suami mengajak Anda bercinta di pagi hari, coba sediakan waktu untuk memenuhi hasrat seksualnya itu. Mungkin Anda cenderung enggan bercinta di pagi hari; bau nafas tak sedap, rambut berantakan dan wajah lesu memang bisa mengganggu mood bercinta.

Untuk mendapatkan mood bercinta, segarkan sedikit tubuh Anda dengan memercikkan air ke wajah dan merapikan diri sebentar. Katakan pada pasangan bahwa Anda hanya perlu waktu 30 menit untuk bersiap-siap, seperti membersihkan wajah, menggosok gigi dan merapikan rambut. Setelah selesai, Anda dan pasangan pun siap beraksi.

Pria akan memiliki energi yang lebih banyak untuk bercinta di pagi hari, jadi yang perlu Anda lakukan hanya mengikuti 'alur' bercinta si dia. Pilihlah posisi seks yang mudah dilakukan namun tetap bisa memberi kenikmatan dan kepuasan bagi Anda berdua. Ada tiga posisi seks yang cocok untuk diterapkan saat seks pagi hari, seperti dilansir Menshealth.

1. Spooning
"Spooning merupakan posisi yang ideal untuk seks pagi hari," jelas konselor seks dan penulis 'Till Sex Do Us Part', Trina Read.

Tina menambahkan, "Banyak pasangan yang tidur dengan posisi ini. Dia bisa meraba tubuh Anda dengan bebas dan melakukan stimulasi pada klitoris Anda."

Posisi ini memungkinkan Anda untuk lebih santai dan tidak banyak bergerak (karena bangun tidur biasanya membuat tubuh lesu) sementara si dia yang lebih aktif saat bercinta. Anda pun bisa memenuhi kebutuhan seks suami, sekaligus mendapatkan kenikmatan tanpa harus banyak berusaha.

2. Doggy Style
Dengan posisi tersebut pasangan bisa dengan mudah menstimulasi G-spot Anda. Tangan si dia bisa bebas menstimulasi klitoris. Pasangan juga bisa melakukan penetrasi lebih dalam dengan kecepatan yang dapat disesuaikan. Sementara Anda, cukup bertumpu pada lengan dan kaki, dan biarkan si dia yang lebih aktif.

3. Misionaris
Posisi misionaris jadi favorit karena banyak orang menganggap itulah cara bercinta yang sebenarnya. Posisi klasik itu juga membuat Anda dan pasangan bisa terus berdekatan dan berpelukan hangat. Selain itu karena pasangan yang berada di atas, Anda cukup tidur terlentang dan memberi dia kesempatan banyak untuk bereksplorasi dengan tubuh Anda.

 

0

Pengaruh Kehidupan Seks Pada Wanita

Posted in

Ini Pengaruh Diabetes Pada Kehidupan Seks Wanita

 

img Diabetes tidak hanya mempengaruhi kehidupan seks pria. Wanita yang memiliki penyakit tersebut juga bisa kesulitan menikmati aktivitas bercintanya bersama pasangan karena sulit orgasme dan Miss. V kering.

Berhubungan intim sebenarnya bermanfaat untuk penderita diabetes. Seks baik untuk jantung, sirkulasi darah, membantu Anda tidur dan meningkatkan mood. Sayangnya, tidak semua penderita diabetes bisa menikmati seks yang menyenangkan.

Kerusakan saraf membuat wanita penderita diabates sulit mencapai orgasme. Diabetes juga menyebabkan Miss. V mereka kering sehingga saat pasangan melakukan penetrasi, si wanita merasa sakit.

Adakah solusi untuk berbagai masalah tersebut? Pakar diabetes dan penulis 'Sex and Diabetes' Janis Roszler, RD mengungkapkan, ia akan sangat sedih jika ada wanita penderita diabetes yang menyerah dan tak mau bercinta lagi.

"Menyedihkan karena sebenarnya ada banyak yang bisa dilakukan," ujarnya, seperti dikutip dari WebMD.

Roszler menjelaskan, masalah utama penderita diabates adalah tingginya kadar gula darah mereka. Tingginya kadar gula darah itulah yang mempengaruhi kehidupan seks karena membuat wanita penderita diabates tipe 1 mengalami vagina kering.

Saat vagina kering, si wanita pun akan merasakan sakit saat bercinta karena tidak adanya cairan lubrikasi yang melumasinya. "Ketika wanita sudah merasakan sakit, dia bisa merasa sakit seterusnya dan tegang," jelas Roszler.

Sulitnya mengontrol kadar gula darah ini juga menyebabkan mudahnya terjadi infeksi jamur. Infeksi jamur itu lah yang menyebabkan Miss. V kering.

Roszler menyarankan jika memang wanita merasa punya gejala infeksi jamur, seperti rasa terbakar di Miss V, gatal atau sakit saat berhubungan intim dan buang air kecil, konsultasikan ke dokter. Dokter nantinya akan memberikan pengobatan yang tepat untuk mengatasi masalah tersebut.

Untuk wanita penderita diabates yang merasakan Miss. V kering bukan karena infeksi jamur, Anda bisa menggunakan cairan lubrikasi berbahan dasar air. Beberapa cairan lubrikasi juga bisa membantu Anda merasa bergairah.

Selain menyebabkan Miss. V kering, sulitnya mengontrol kadar gula darah juga mempengaruhi libido wanita. Wanita penderita diabetes lebih sulit orgasme ketimbang pria dengan penyakit yang sama. Wanita tersebut butuh waktu dan stimulasi lebih banyak agar bisa mencapai klimaks.

Solusinya, selalu pastikan pasangan memberikan Anda foreplay yang cukup. Stimulasi oral, berpelukan atau lakukan hal apapun yang bisa membuat wanita bergairah.

"Stimulasi diri sendiri atau masturbasi bisa membantu wanita memahami tubuhnya lebih baik," ujar Roszler.

 

0

Jadwal Bercinta

Posted in

Perlukah Membuat Jadwal untuk Bercinta? 

 

img
  Perlukah pasangan menikah membuat jadwal bercinta? Mungkin sebagian berpendapat perlu, dan sebagian lagi lebih suka seks yang spontan atau quickie. Adanya jadwal bercinta seringkali dianggap bisa membuat seks menjadi kegiatan yang membosankan.

Tapi nyatanya, membuat jadwal bercinta justru dapat mengembalikan masa muda kehidupan seks Anda. Selain memberi kepuasan seksual, rutinitas ini juga bisa membantu meningkatkan mood bercinta. Masih ada beberapa keuntungan lagi yang bisa Anda dan suami dapatkan dengan membuat jadwal seks.

1. Saling Memberikan Kepuasan Seksual
Menurut Laurie Gerber, pendiri 'Handel Group Life Coaching (HGLC) asal New York, jangan selalu bercinta menunggu mood datang. Kalau memang perlu, jadwalkan saja aktivitas bercinta Anda. Dengan membuat jadwal, Anda bisa mengantisipasi, melakukan persiapan dan mungkin saja merencanakan hal-hal yang selama ini belum pernah dicoba.

2. Membantu Menambah Gairah Seks
Dikutip dari Huffngton Post, bercinta seharusnya bukanlah suatu hal yang Anda rasa wajib dilakukan setiap hari. Cobalah untuk memahami bagaimana jadwal keseharian pasangan. Selain melakukan seks secara spontan, tidak ada salahnya Anda dan suami sesekali merencanakannya. Dengan membuat rencana, pasangan bisa lebih mempersiapkan diri dan jadi lebih bergairah.

Seksolog Dr. Jessica O'Reilly merekomendasikan untuk mencoba mengganti waktu dan tempat bercinta. Jika selama ini Anda dan suami melakukannya di tempat tidur di malam hari, kenapa tidak sesekali berhubungan intim di kamar mandi atau sofa ruang keluarga di pagi hari.

3. Mengembalikan Hasrat Bercinta yang Mulai Pudar
Tidak punya waktu untuk berhubungan seks mungkin jadi alasan yang paling cliche bagi pasangan menikah. Namun sebaiknya hal ini tidak sering-sering dijadikan alasan, karena bagaimanapun, seks tetap merupakan hal terpenting dalam mempertahankan keharmonisan rumah tangga.

Dilansir Health, membuat jadwal bercinta dengan pasangan sepertinya memang bukan hal yang seksi. Tapi jika Anda berdua adalah pasangan yang sibuk, mungkin ini adalah cara terbaik. Setelah melakukannya beberapa minggu, idealnya gairah bercinta akan kembali menggebu dan Anda pun seperti 'diingatkan' betapa menyenangkan menghabiskan waktu intim bersama pasangan.

4. Menciptakan Mood
Seks spontan memang tidak ada salahnya dilakukan. Namun terkadang aktivitas itu bisa jadi tak menyenangkan terutama jika Anda atau pasangan sebenarnya merasa tidak mood. Seperti dilansir Womansday, seks yang sudah dijadwalkan membuat pasangan bisa mempersiapkan diri. Dengan jadwal tersebut, Anda dan pasangan pun bisa membangun mood untuk bercinta.

"Untuk pasangan yang sudah lama menikah, merencakan hal romantis bisa menghasilkan pengalaman bercinta yang lebih baik," jelas Victoria Zdrok Wilson, JD, PhD yang menulis buku 'The 30-Day Sex Solution'.

5. Meningkatkan Frekuensi Bercinta
Lembur, olahraga, anak-anak, memasak bisa menjadi sekian alasan yang membuat Anda dan pasangan mengurangi frekuensi bercinta. Jika hal tersebut terjadi pada Anda dan suami, sudah saatnya Anda berdua membuat jadwal bercinta.

Anda bisa menentukan ingin seberapa sering melakukan hubungan seks bersama pasangan. Anggap jadwal bercinta ini sebagai komitmen, jadi tidak ada alasan untuk mengatakan lelah, lembur atau sibuk. Jika tidak, tentunya Anda atau pasangan memiliki kesempatan untuk membatalkannya di kemudian hari. Jika terpaksa sekali untuk membatalkannya, cari waktu luang lainnya sebagai hari pengganti.

 

0

Mitos Salah

Posted in
img



4 Mitos Salah Tentang Ejakulasi Dini

 

 

Bagi pria mengalami ejakulasi dini adalah hal yang sangat memalukan dan bisa membuat stres. Sayangnya tidak banyak pria tahu soal cara mengatasi ejakulasi dini tersebut.

Ditambah lagi adanya berbagai mitos soal ejakulasi dini. Mitos-mitos tersebut bisa membuat pria semakin tidak paham bagaimana mengatasi masalahnya itu.

Sebelum terpuruk lebih jauh, kenali empat mitos salah soal ejakulasi dini berikut ini, seperti dikutip dari askdanandjennifer:

Mitos 1: Pria yang Ejakulasi Dalam 2 Menit Berarti Mengalami Ejakulasi Dini

Mitos pertama ini sangat subyektif. Seorang pria dikatakan ejakulasi dini jika dia memang secara konstan atau terus-menerus hanya bisa bertahan selama dua menit saat bercinta. Tapi bukan berarti pria yang dalam dua menit sudah ejakulasi, disebut mengalami ejakulasi dini.

Jika dalam dua menit itu, si pria sudah bisa membuat pasangannya orgasme, tentu saja dia tidak dapat dikatakan menderita ejakulasi dini. Seorang pria bisa dikatakan punya performa seks yang baik kalau wanitanya bisa terpuaskan meskipun itu baru sebentar saja sesi bercinta dimulai.

Mitos 2: Beberapa Pria Terlahir dengan Kemampuan Bisa Bertahan Lama Saat Bercinta

Tentu saja mitos kedua ini salah. Tidak ada pria yang terlahir dengan kemampuan bertahan lama ketika berhubungan intim dengan pasangannya. Hal itu justru bertetangan dengan kehendak alam. Pria memang seharusnya klimaks dengan cepat karena itu menunjukkan kemampuannya seberapa banyak bisa mengeluarkan sperma untuk membuahi sel telur.

Mitos 3: Tidak Ada Cara untuk Mengatasi Ejakulasi Dini

Pria tentu saja tidak punya kemampuan alami untuk bertahan lama saat bercinta. Kemampuan itu bisa diperolehnya dengan berlatih. Pria yang baru bercinta untuk pertamakalinya biasanya belum punya kemampuan mengontrol ejakulasinya itu. Namun dengan semakin sering bercinta dan berlatih tekniknya, lama kelamaan dia pun mampu menahan ejakulasinya.



Mitos 4: Teknik Mengalihkan Pertahan, Cara Ampuh untuk Seks yang Tahan Lama

Beberapa pria menganggap dengan memikirkan hal selain seks bisa mencegah mereka ejakulasi terlalu cepat. Tentu saja hal itu sulit dilakukan kalau ternyata hubungan seks tersebut sangat dinikmati. Coba pikir lagi, buat apa Anda bercinta kalau Anda justru memikirkan hal lain bukan soal seks itu sendiri?

Jadi, sebenarnya yang bisa membuat Anda bertahan lama adalah dengan sering berlatih. Cobalah lakukan berbagai cara seperti senam otot dasar panggul atau berganti posisi bercinta.
0

Kondom VIAGRA

Posted in

img 

Kondom 'Viagra' Diklaim Bantu Pria Ereksi Lebih Lama 

 

  Awalnya, kondom digunakan untuk mencegah kehamilan dan mewujudkan seks yang lebih sehat. Namun belakangan, salah satu jenis alat kontrasepsi ini juga dipercaya bisa meningkatkan gairah seksual.

Hal itu karena jenis kondom yang dijual di pasaran kini semakin beragam. Mulai dari kondom dengan gerigi, memiliki wangi buah hingga mengandung cairan lubrikasi. Kini, terobosan baru dilakukan dengan menciptakan kondom yang diklaim mampu meningkatkan ereksi pada pria, menambah stamina bahkan bisa membesarkan ukuran alat kelamin pria.

Dilansir Huffingtonpost, Durex --yang akan mendistribusikan kondom tersebut-- menjulukinya dengan nama 'Viagra di dalam kondom'. Kondom yang belum diketahui kapan akan rilis di pasaran ini mengandung jel yang sudah dipatenkan, yang bisa melancarkan aliran darah menuju area Mr. Happy, sehingga bisa membuat ereksi lebih tahan lama.

Jel khusus tersebut bernama Zanifi yang diproduksi Futura Medical Plc. Terbuat dari nitroglycerine yang telah lama digunakan untuk mengobati sakit pada jantung dan dada sejak abad 19. Gel tersebut bekerja melebarkan pembuluh darah dengan menenangkan otot-otot pada dinding pembuluh, melancarkan aliran darah. Kondom yang diberi nama CSD500 ini juga diklaim bisa memberi kepuasan seksual yang lebih lama pada wanita.

CSD500 bukanlah kondom unik pertama yang pernah diciptakan. Sejumlah produsen kondom juga telah melakukan berbagai inovasi unik dalam penciptaan alat pengaman seks ini. Berikut ini beberapa kondom unik yang pernah diciptakan, seperti dikutip dari Listmyfive.

1. Pasante Unique Condoms
Disebut-sebut sebagai kondom paling tipis di dunia. Selain itu, kondom ini juga diklaim bisa meningkatkan keamanan para pemakainya dari berbagai penyakit kelamin yang ditularkan lewat hubungan seksual.

2. Kondom 'Glow in the Dark'
Kondom ini bisa menyala dalam gelap dan tentunya dapat memberikan sensasi unik saat digunakan. Saat lampu dimatikan atau keadaan gelap, kondom ini akan memancarkan cahaya berwarna hijau neon. Produk yang diberi nama 'Love Light' ini dinyatakan sebagai kondom 'glow in the dark' pertama yang mendapat lisensi dari Food and Drug Administration.

3. Kondom Whisky
Alat pengaman bernama McCondom ini memiliki aroma mirip whisky. Meski tidak memiliki rasa seperti whisky, namun kondom ini dipercaya bisa membangkitkan gairah seksual karena aromanya.

4. Kondom Spray
Kondom spray diciptakan Jan Vinzenz pada 2006. Kondom disemprotkan pada alat vital, dan pemakainya harus menunggu sekitar 25 detik hingga cairan kering. Meskipun terbilang inovatif, Majalah Time melaporkan kondom ini tidak terlalu laku di pasaran.

 

0

Menghilangkan Stress Dalam Kehidupan Seks

Posted in

img 

Ini Caranya Agar Stres Tak Mengganggu Kehidupan Seks

 

Cukup banyak wanita yang memilih menghindari berhubungan intim dengan pasangannya saat sedang stres. Stres memang jadi hal yang sulit dihindari dalam menjalani kehidupan.

Ada saja berbagai hal yang bisa membuat Anda merasa stres, mulai dari anak, pekerjaan, mertua, tetangga, suami dan lain-lain. Saat stres melanda wajar memang jika Anda kehilangan gairah bercinta.

Seperti dikutip Live Strong, Dr. D. Ashley Hill dari Department of Obstetrics and Gynecology, Florida Hospital Family Practice Residency, Orlando, mengungkapkan hal serupa. Menurutnya, sulit untuk merasa bergairah, saat Anda merasa khawatir soal bagaimana harus membayar tagihan atau mengatasi masalah keluarga lainnya. Gairah seks yang hilang saat ada permasalahan hidup ini umum dialami pasangan.

Konsultan seks wolipop, dr. Vanda Mustika pun mengatakan, saat stres, pria dan wanita sangat berbeda dalam urusan bercinta. Ketika stres, pria justru memiliki libido yang tinggi, sementara wanita tak dapat menikmati hubungan seksual. Seorang wanita harus merasa relaks, sedang tidak ada beban pikiran atau mengkuatirkan suatu hal, dan berada dalam kondisi yang bugar.

Namun sebaiknya saat stres itu melanda, Anda jangan jadi menghindari seks. Penelitian yang dipublikasikan di Psychosomatic Medicine, Oktober 2008 membuktikan, bercinta bisa menurunkan tingkat stres karena masalah di kantor.

Bagaimana caranya bisa menikmati seks padahal tengah banyak pikiran? Dr. D. Ashley Hill menyarankan untuk mempelajari teknik relaksasi. Anda sebaiknya juga cukup tidur dan makan makanan sehat agar kondisi kesehatan tak semakin memburuk.

Sementara dr. Vanda menyarankan cobalah untuk hilangkan dulu pikiran-pikiran yang mengganggu. Selesaikan dulu semua masalah sehingga tidak mengacaukan konsentrasi Anda.

Cara lainnya, Anda juga bisa mencoba mengingat kembali masa-masa romantis di awal pernikahan dulu. Anda dapat mengatur suatu suasana yang romantis seperti baru menikah dulu. Belilah baju tidur atau lingerie yang bisa membuat Anda merasa seksi, redupkan lampu, pasang musik yang lembut dan pastikan kondisi fisik Anda dan pasangan dalam keadaan bugar.

Jika masih belum berhasil maka sebaiknya anda dan pasangan mengambil libur dan mengadakan bulan madu lagi. Suasana liburan dapat membuat Anda lebih rileks dan mengembalikan masa-masa romantis yang saat ini sedang hilang.

 

 

 

Sabtu, 07 Januari 2012

0

Membicarakan Masalah Seks

Posted in

9 Tips Membicarakan Masalah Seks Dengan Suami

 

img Seks seringkali menjadi permasalahan bagi pasangan menikah. Misalnya, sepasang suami istri kerapkali bingung menghadapi berkurangnya intensitas dan frekuensi bercinta ketika menjalani kehidupan berumah tangga.

Menurut Kimberly A. Sharky, seorang pakar seks di Chicago, menjelaskan bahwa hal tersebut sering terjadi dan bisa terselesaikan dengan baik asalkan pasangan itu mau saling berkomunikasi. Dalam membicarakan masalah seks ini, tentu juga ada caranya. Berikut sembilan cara membicarakan seks pada pasangan.

1. Jangan Membicarakannya Di Tempat Tidur
Tempat tidur adalah tempat untuk melepaskan kepenatan. Jangan bicarakan masalah dan keluhan Anda di tempat tidur, terutama saat akan atau setelah bercinta. Sebaiknya, bicarakan masalah tersebut saat Anda berdua sedang bersantai. Jika Anda berbicara di tempat umum, pastikan orang lain tidak bisa mendengarkan pembicaraan.

2. Rencanakan Waktu Diskusi Anda
Ada beberapa hal yang dapat dikatakan secara spontan. Tapi untuk hal yang lebih serius sebaiknya rencanakan terlebih dahulu kapan Anda bisa membicarakan hal tersebut dengan suami. Jika tanpa persiapan, bisa saja suami Anda bersikap defensif. Sebaliknya, jika Anda dan dia sudah merencanakan untuk membicarakan masalah itu, kedua belah pihak pasti sudah menyiapkan apa yang ingin dikatakan.

3. Mengingat Kenangan Masa Lalu
Menurut Sharky, bernostalgia tentang betapa hebatnya aktivitas bercinta Anda di awal-awal hubungan dapat membawa Anda ke suatu pembicaraan tentang masalah seks. Anda dapat mengawalinya dengan kalimat, 'Aku ingat saat kamu dulu menciumku berjam-jam, rasanya menyenangkan' atau 'Aku suka saat kamu memelukku dari belakang, membuat aku merasa diinginkan.'

4. Katakan Apa yang Anda Inginkan
Mungkin terdegar agak klise, tapi sebagian pria tidak tahu bagaimana cara menstimulus pasangan. Tapi sadarilah bahwa hal tersebut memang benar, bahwa ada banyak pria yang bingung karena tidak tahu bagaimana menyenangkan pasangannya. Setelah memiliki Anak atau dengan bertambahnya usia seseorang, spot-spot tertentu mungkin sudah kebal terhadap rangsangan. Sebaiknya Anda mengatakan kepada suami apa yang diinginkan agar mendapatkan kepuasan. Begitu saran dari Tod Creager, seorang terapis dari Los Angeles yang menulis buku 'The Long Hot Marriage'.

5. Jangan Memaki atau Meremehkan
Menurut Creager, walaupun Anda kurang puas dengan aksi ranjang suami, jangan pernah memakinya karena hal tersebut. Tanamkan pada diri bahwa Anda bisa menerima hal tersebut, dan berpura-puralah memasang ekspresi bahagia. Namun Anda harus tetap membicarakan masalah itu dan jangan memulainya dengan kata-kata kasar. Cobalah untuk mengatakan hal seperti ini 'Aku tahu kamu ingin memuaskanku, aku juga ingin kamu menikmati saat-saat kita bercinta. Mari kita bicarakan bagaimana agar kita bisa lebih puas.'

6. Gantilah Sudut Pandang Pembicaraan Anda
Sudut pandang pembicaraan ini adalah tentang Anda. Creager menyarankan untuk mengganti beberapa kalimat seperti 'Ini bukan tentang kamu yang tidak bisa memuaskan aku, tapi tentang apa yang sebenarnya aku inginkan.' Atau bisa juga mengganti kalimat 'foreplay kamu kurang lama' menjadi 'aku ingin disentuh dan dibelai lebih sering sebelum melakukannya.'

7. Ekspresi Non-verbal
Mungkin selama ini Anda tidak menunjukkan kata-kata yang menyakitkan tentang masalah yang sedang Anda hadapi. Namun jangan lupakan ekspresi non verbal. Bisa saja ekspresi, bahasa tubuh, dan nada suara menunjukkan bahwa Anda sedang putus asa dan emosi menghadapi masalah tersebut. Jadi ketika berdiskusi dengan pasangan, sebaiknya tarik napas dalam-dalam dan biarkan diri untuk tetap tenang.

8. Mencari Jalan Tengah
Anda memiliki beberapa solusi, namun tidak ada salahnya Anda juga terbuka terhadap ide-ide dari suami. Brainstorming bertujuan untuk mencari jalan tengah masalah, jadi terbukalah dengan preferensi darinya. Menurut Sharky, terapis seks memang bisa memberikan solusi untuk masalah Anda, tapi pada beberapa pasangan, mereka cukup mencari buku atau video untuk meningkatkan kehidupan seksnya.

9. Bukan Hanya Satu Kali Diskusi
Perlu diingat, bahwa diskusi tentang masalah seks antara Anda dengan pasangan bukanlah diskusi yang dilakukan hanya sekali. Ini adalah diskusi yang terus berlangsung. Beberapa pasangan, teratur menjadwalkan sebuah diskusi untuk membahas tentang keuangan maupun perkembangan anak, kenapa Anda tidak menambahkan masalah ini dalam diskusi tersebut?

 

0

Cara Halus Mengaku Telah Palsukan Orgasme pada Pasangan

Posted in

img 

Cara Halus Mengaku Telah Palsukan Orgasme pada Pasangan

 

  Sebanyak 84 persen pria percaya pasangannya mengalami orgasme setiap kali mereka bercinta. Namun hanya 64 persen wanita yang mengaku benar-benar mencapai klimaks.

Studi yang dilakukan Kinsey Institute di Indiana University, Amerika Serikat itu, menunjukkan bukti adanya perbedaan persepsi antara pria dan wanita. Perbedaan tersebut biasanya terjadi karena banyak wanita yang memalsukan orgasme saat bercinta, sehingga para pria pun menganggap mereka sudah sukses memuaskan pasangannya.

Untuk mengetahui lebih jauh lagi, situs Cosmopolitan pun melakukan sebuah polling pada pembacanya. Hasilnya, 86 persen wanita mengatakan bahwa pasangannya tidak tahu kalau mereka memalsukan orgasme. Sementara 90 persen wanita yang berpura-pura klimaks menyatakan tidak berencana memberi tahu pasangan tentang keadaan mereka yang sebenarnya. Masih berdasarkan hasil polling yang dilansir Cosmopolitan, sekitar 75 persen wanita takut akan menyakiti hati pasangannya jika mereka mengaku telah memalsukan orgasme.

Perilaku tersebut tentunya tidak boleh terus dibiarkan. Terus-menerus memalsukan orgasme akan membuat wanita tidak puas dan tidak nyaman dengan kehidupan seksualnya. Akibatnya akan berpengaruh pada keutuhan rumah tangga karena tidak adanya keterbukaan.

Oleh sebab itu, Associate Director Center for Sexual Health Promotion di Indiana University Debby Herbenick, PhD, menyarankan untuk memberanikan diri memberitahu suami jika Anda memalsukan orgasme. Penulis 'Read My Lips: A Complete Guide to the Vagina and Vulva' ini pun memberikan tips bagaimana mengatakannya, tanpa membuat perasaan dan ego pasangan terluka.

1. Tekankan Masalah pada Diri Anda, Bukan Pasangan
Seks merupakan topik yang agak sensitif, jadi kunci untuk mengomunikasikannya adalah dengan menekankan peran Anda dalam situasi tersebut, bukan memojokkan pasangan. Menurut Debby, yang Anda perlukan adalah membuatnya berempati dengan pengalaman seksual Anda. Cara ini akan menunjukkan bahwa bukan dia yang disalahkan karena tidak bisa membuat Anda mencapai klimaks, tapi lebih kepada kondisi fisik dan mental Anda.

"Jika Anda merasa malu karena kesulitan mendapat orgasme, atau khawatir si dia mungkin kesal karena Anda tak juga orgasme, maka hal itu harus disampaikan," tutur Debby.

2. Bicarakan di Luar Kamar Tidur
Jangan pernah membicarakan masalah tersebut saat Anda dan suami akan, sedang atau setelah berhubungan intim karena bisa membuat mood bercintanya hilang. Jangan pula mengatakannya ketika Anda berdua beranjak tidur.

Bicarakan di luar kamar tidur, saat dia berpakaian lengkap dan sedang dalam suasana hati yang baik. Katakan sesuatu seperti, "Hey, aku mau membicarakan sesuatu. Mungkin agak memalukan, jadi butuh waktu yang cukup lama sebelum aku bisa mengatakannya padamu".

Dengan begitu, sang suami pun tahu bahwa Anda cukup menghargai perasaan pasangan sehingga dia bisa menerima kenyataan sebenarnya tanpa merasa terkucilkan. Sehingga pembicaraan mengenai masalah sensitif tersebut bisa menjadi suatu diskusi yang sehat.

3. Berikan Contoh dan Penjelasan Ilmiah
Jika menurut Anda melakukan inovasi adalah cara terbaik untuk membantu klimaks, maka sampaikan pada pasangan dengan contoh dan penjelasan. Caranya bisa dengan memperlihatkan hasil penelitian dan menghubungkannya pada realita yang Anda alami.

Debby menyarankan Anda untuk berbicara seperti, "Aku pernah baca di majalah bahwa wanita tidak selalu tahu kapan mereka mendapatkan orgasme, itu membuatku berpikir. Apa yang telah kita lakukan terasa sangat menyenangkan, tapi menurutku jika kita mencoba sesuatu yang sedikit berbeda, mungkin aku bisa merasakan kedekatan yang lebih intens antara kita berdua. Bagaimana kalau kita mencobanya?".

Melontarkan perkataan seperti di atas tidak akan membuat menganggap apa yang dilakukannya selama ini salah. Malah mungkin bisa membuat si dia termotivasi untuk mencari hal-hal baru yang membuat rutinitas seks Anda lebih menyenangkan, dan akhirnya memudahkan untuk meraih orgasme.